Ritual Kopi Pagi

Saya tidak bisa memulai hari tanpa kopi. Mungkin kedengarannya klise, tapi bagi saya itu benar adanya.
Bukan Tentang Kafein
Orang sering bercanda bahwa saya kecanduan kafein. Tapi sejujurnya, bukan kafein yang saya cari — melainkan ritualnya.
Bangun pagi, memanaskan air, menggiling biji, menuang perlahan, menunggu. Ada ketenangan dalam proses itu. Seperti sebuah meditasi kecil sebelum hari yang penuh suara dimulai.
Saya dan Kopi
Saya tidak memilih kopi yang paling mahal atau yang paling rumit. Yang saya suka sederhana:
- Kopi hitam panas — tanpa gula, tanpa susu, tanpa embel-embel
- Momen tenang — 15 menit pertama hari ini, sebelum dunia masuk
- Pikiran yang mengalir — kadang ide muncul, kadang tidak, dan keduanya tidak apa-apa
Kopi itu seperti jeda koma dalam kalimat kehidupan. Sebentar saja, tapi membuat semuanya lebih bermakna.
Mencoba Sendiri
Kalau Anda belum pernah mencoba membuat kopi sendiri di pagi hari, saya sarankan untuk mencobanya. Tidak perlu mesin mahal — cukup French press atau bahkan pour-over sederhana.
Siapa tahu, Anda juga akan menemukan ritual pagi yang Anda butuhkan.
Ditulis oleh Away (Yanwar Purnama).
← Kembali ke Blog